WARTA

721 WBP Lapas Bontang Terima Remisi Khusus Idulfitri

BONTANG – Gema takbir berkumandang, tatap haru bercampur gembira menyambut hari kemenangan, saling bermaaf-maafan antara petugas, dan warga binaan menjadi momen yang sangat berarti saat melaksanakan Ibadah Shalat Idul Fitri 1443 H pada Senin 2 Mei 2022.

Bertempat di Masjid Ar-Royyan Lapas Kelas IIA Bontang, 1390 orang warga binaan mengikuti Shalat Idul Fitri dipimpin Ustadz Slamet Widodo dari LDNU Kota Bontang selaku Imam dan Khotib, dilanjutkan amanat dari Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Ronny Widiyatmoko yang juga membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly.

Foto bersama usai penyeran remisi secara simbolis.

“Setiap tahun kita merayakan Hari Raya, walaupun tidak bersama keluarga yang di rumah, saudara-saudara sekalianlah (warga binaan), keluarga kami di sini. Banyak hikmah dan pelajaran dari kondisi itu, saya pribadi merasakan ada toleransi, saling menghargai, dan menghormati di antara petugas dan warga binaan, Lapas Bontang memang terbaik, mari kita jaga kedamaian, dan ketertiban Lapas ini bersama-sama”, ucap Kalapas Bontang.

Dalam sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, disebutkan bahwa Remisi yang diperoleh warga binaan merupakan bentuk penghargaa atas pemenuhan syarat dalam Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) di antaranya berkelakuan baik selama menjalado pidana dan mengikuti program pembinaan yang telah ditetapkan.

“Kami sampaikan dan tekankan kepada Saudara warga binaan sekalian bahwa pelayanan publik yang kami berikan bebas dari pungutan liar. Dengan demikian saudara-saudara tidak perlu khawatir untuk mendapatkan hak-haknya sepanjang memenuhi syarat, “tutur Kalapas Bontang membacakan sambutan Menteri.

Kemudian pembacaan SK Keputusan Remisi Khusus oleh Kasi Binadik, Riza Mardani.

Pembacaan SK Keputusan Remisi Khusus oleh Kasi Binadik, Riza Mardani.

Adapun data penerima remisi khusus berjumlah 721 orang Remisi Khusus I berjumlah 717 orang, Remisi Khusus II berjumlah 4 orang. RK I ialah mendapatkan remisi namun belum bebas pada hari ini sehingha masih menjalani pidana tersisa. RK II ialah mendapatkan remisi dan bebas pada hari ini.

Dari 721 orang WBP, sebanyak 460 adalah kasus narkotika, sisanya perlindungan anak 111 orang, pencurian 48 orang, pembunuhan 29 orang penggelapan 22 orang, lain lain 51 orang.(rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button