WARTA

Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik, Tim Binadik Lapas Bontang Gelar Yankesling dan Pemberian Extra Voeding Bubur Kacang Ijo

BONTANG – Menuju Zona Integritas Wilayah Bersih Korupsi (WBK)  dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Tim Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), melalui dua Sub Seksinya Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimaswat) serta Sub Seksi Registrasi beri layanan terbaik.

Hal itu merupakan komitmen dalam meningkatkan pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Bontang.

Berbagai layanan program terus diluncurkan. Salah satunya program kesehatan dan makanan yang layak. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan Pasal 14 ayat 1 yang menetapkan hak-hak narapidana, diantaranya adalah hak mendapatkan perawatan, pelayanan kesehatan dan makanan yang layak.

Tak ayal, tim Bimaswat selalu siaga dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan melalui Pelayanan Kesehatan Keliling (Yankesling).

Pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan petugas kepada warga binaan.

Bahkan memiliki kegiatan utama yang bersifat preventif (pencegahan) dan promotif (penyuluhan) termasuk memberikan saran atau konseling kepada warga binaan yang mengeluhkan penyakit, pengecekan dan penggerakan kebersihan kamar atau blok hunian WBP yang sehat dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penyemprotan rutin disenfektan kesemua sudut area hunian kamar dan perkantoran Lapas.

Meski tidak memiliki dokter dan perawat sejak beroperasinya Lapas Bontang tahun 2014 lalu. Lapas Bontang sendiri dalam meningkatkan layanan kesehatannya menggandeng kerjasama dengan beberapa instansi terkait diantaranya, kunjungan layanan Kesehatan dan Vaksinasi rutin tenaga kesehatan (Visit Nakes) sebulan dua kali dari Puskesmas Teluk Pandan Kutim.

Kunjungan rutin Vaksinasi Massal, tes Voluntary Counselling and Testing (VCT) serta layanan kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang dan Polres Bontang, serta layanan skrining TB kerjasama dengan RSUD Taman Husda dan UPT Puskesmas Bontang Lestari.

Pemeriksaan suhu tubuh warga binaan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bontang, Ronny Widiyatmoko mengatakan semua layanan gratis tanpa dipungut biaya apapun, diberikan hanya untuk warga binaan Lapas Kelas IIA Bontang agar mendapat hak dan pelayanan yang sama dengan masyarakat umum lainnya.

“Kami memberikan layanan kesehatan bagi WBP selama 24 jam dan sudah ada jadwal petugas Binadik piketnya setiap harinya. Untuk para Pegawai maupun warga binaan bisa mengecek kesehatannya selama jam kerja, saat ini juga bisa mengecek gula darah dan asam urat,” ungkapnya di sela-sela mengawasi kegiatan Selasa (22/02/2022) .

Adapun Dapur Lapas Bontang sudah melalui peninjauan dan visitasi sehingga menerima sertifikat Laik Higiene Sanitasi dari Dinkes Kota Bontang melalui Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olah Raga (Kasi Kesling Kesjaor) Bambang  pada 26 Mei 2021 lalu.

Selain itu, dalam rangka menuju Tatanan Kehidupan Normal, Ronny menyebut selain upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes) kepada para warga binaan yang baru yang datang.

Tentunya, diperlukan peningkatan stamina dan daya tahan tubuh yaitu dapur Lapas melalui pemberian penambah daya tahan tubuh seperti pemberian rutin makanan tambahan bubur kacang ijo kepada warga binaan.

“Pemberian rutin extra Voeding Kacang Ijo petugas langsung diberikan dor to do ke semua hunian Blok warga binaan. Agar mereka semangat dan tetap sehat dalam menjalani hukuman selama di Lapas Bontang, “ucapnya. (rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button