WARTA

Rajia Mendadak, Petugas Lapas Bontang Tak Temukan Narkoba dan Ponsel

BONTANG – Mendeteksi dini dari barang terlarang di dalam hunian tahanan terus digalakkan Lapas Kelas IIA Bontang. Terbukti mereka kembali menggelar rajia secara mendadak di setiap blok hunian, Rabu (8/9/2021) sekira pukul 13.00 Wita.

Rajia itu dilakukan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (SatOpsPatnal) serta jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), dan Regu pengamanan Jaga. Tujuannya, untuk memastikan tidak ada peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas.

Plh Ka. KPLP  Riza Mardani mengatakan, rajia tersebut tindak lanjut dan langkah percepatan deteksi dini Blok dan Kamar Hunian Lapas Kelas IIA Bontang, sesuai dengan instruksi Kepala Lapas dengan dasar arahan Dirjen Pemasyarakatan terkait Upaya Deteksi dini Cegah Gangguan Kemanan dan Ketertiban.

“Pemeriksaan ini menyisir hunian WBP agar terbebas dari benda-benda yang dilarang berada di dalam Lapas terutama ponsel dan narkoba. Penggeledahan dilakukan terhadap kamar hunian secara menyeluruh, tidak ada pengecualian,” ungkapnya didampingi Kasi Kamtib, Desman Situngkir.

Riza menyebut, dari  penggeledahan selama dua jam itu, tidak ditemukan Narkoba dan alat komunikasi  serta senjata tajam.

“Barang ditemukan hanya pecahan cermin, paku dan pematik api atau korek gas,”sebutnya.

Para petugas menunjukkan hasil rajia mendadak di setiap blok hunian tahanan. (ist)

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bontang Ronny Widiyatmoko menuturkan, rajia merupakan agenda rutin. Bahkan bentuk komitmennya dalam memberantas masuknya barang terlarang ke dalam Lapas sekaligus sebagai efek kejut kepada seluruh WBP mengacu pada implementasi 3 Kunci Pemasyarakatan Maju yang di tekankan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Irjen Pol. Reynhard Saut Poltak Silitonga yaitu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas Narkoba, dan Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH).

 “Saya tetap tekankan kepada seluruh petugas yang melakukan Razia Rutin ini, agar tetap fokus terhadap hal-hal yang sepele. Sehingga kita memeriksa mulai dari pintu utama,”katanya

“Dan tetap memeriksa seluruh barang bawaan pengunjung, memeriksa seluruh petugas lapas, karyawan koperasi kantin serta karyawan. Selain itu, petugas juga memeriksa gembok dan juga dinding penjara, agar mencegah terjadinya pelarian tahanan,”tambah Ronny. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button