WARTA

Bentuk Komitmen dalam Pembinaan, Lapas Bontang Gelar Pelatihan Salat Jenazah

BONTANG – Komitmen Lapas Kelas IIA Bontang dalam melakukan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus dilakukan. Padahal, Senin (21/6/2021) lalu, mereka mengelar pelatihan kemandirian tata boga dan loundry.

Kini, kembali melaksanakan pelatihan tata cara pelaksanaan pengurusan jenazah, Kamis (24/6/2021). Bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) kegiatan fardu Kifayah itu dilaksanakan di Masjid ArRoyyan Lapas Kelas IIA Bontang.

Kegiatan itu dibuka Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimaswat), Sarifudin didampingi staf Bimaswat, Awaludin Efendi, Muhammad Ali, Zanuar Pudjiprakoso dan Ferdy Septiansyah.  

Sarifudin mengatakan, kegiatan pembinaan kerohanian Fardu Kifayah ini dilakukan bertujuan untuk memberi bekal pengetahuan dan pengalaman kepada WBP dalam proses reintegrasi ke masyarakat.

“Tujuannya, agar para WBP dapat diterima dengan baik dan bisa memberikan nilai positif di lingkungan masyarakat setelah mereka selesai menjalani pidananya,” ungkapya.

Sementara itu, pamateri Ustad Fauzi Azwar menyampaikan, pemandian jenazah lebih baik dilakukan keluarga sendiri. Untuk itu, kegiatan ini sangat baik untuk bekal para WBP ke depannya.

 “Kita harus bisa memandikan, mensholatkan mengkafani dan membantu menguburkannya ketimbang orang lain, karena dikesempatan itu kita bisa menunjukkan bakti kita kepada orang tua,” pesannya.

Dalam pelaksanaan itu, tampak WBP sangat antusias mengikuti Pelatihan Tata cara mengurus Jenazah dari cara memandikan, mengafankan, salatkan hingga teori menguburkan jenazah oleh Ustad Fauzi Azwar.

Tak hanya teori, pemateri juga mempraktekkannya.  Dengan mengambil contoh dari perwakilan WBP sebagai objek jenazah yang akan dikerjakan. Tak heran, proses pelaksanaan lebih bisa dipahami dan dimengerti para WBP. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button