WARTA

Kado di Hari Raya, 709 Napi Lapas Bontang Dapat Remisi

BONTANG – Idul Fitri 1442 Hijriah, menjadi keberkahan ratusan warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang. Setidaknya terdapat 709 orang mendapat pengurangan hukuman alias remisi.

“Hari raya umat muslim ini, remisi diberikan khusus warga binaan permasyarakatan (WBP),” kata Kalapas Bontang Ronny Widyatmoko, Senin (10/05).

Ia menjelaskan, Napi yang bebas ini berhak menerima remisi khusus II sebab masa hukumannya berakhir. Sehingga bisa dinyatakan bebas. Pun penerima remisi I mendapatkan pemotongan masa tahanan bervariasi.

“Sebanyak 108 warga binaan menerima remisi 15 hari. Kemudian, warga binaan yang menerima remisi 1 bulan sebanyak 412 WBP,” katanya.

Tak hanya itu, pria ramah senyum itu menyampaikan, ada pula napi yang mendapat pemotongan masa tahanan 1 bulan 15 hari sebanyak 161, dan pemotongan masa tahanan 2 bulan sebanyak 28 WBP.

Dia pun menyebut warga binaan yang tak mendapatkan remisi saat lebaran apabila berstatus non muslim. Serta masa pidana belum terpenuhi, minimal 6 bulan dijalani. Selain itu, banyak syarat administratif dan substantif lainnya belum terpenuhi.

“Pemberian remisi kepada warga binaan sesuai syarat administratif dan syarat substansi terpenuhi. Maka, warga binaan bisa diusulkan untuk pengurangan masa tahanan,” sebutnya.

Sementara Kasi Bimbingan Narapidana Dan Anak Didik (Binadik), Riza Mardani menambahkan, remisi adalah pengurangan masa menjalani pidana yang diberikan kepada Narapidana dan Anak yang memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Kata dia, dengan pemberian remisi ini tentunya memberikan motivasi kepada yang lain untuk terus memperbaiki diri dan menaati aturan selama berada di tahanan.

“Ini merupakan hadiah untuk mereka yang terus menunjukkan perubahan diri dalam menjalani program pembinaan selama di Lapas Kelas IIA Bontang,” ungkap pria yang ramah itu.(*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button