PARIWARA

Irfan Dorong Pemkot Bontang Buat Payung Hukum Pengusaha Lokal

BONTANG – Banyaknya aduan para kontraktor dan pengusaha lokal terkait belumnya dibayarkan di setiap pekerjaan kepada DPRD Bontang. Hal ini ditanggapi Anggota Komisi I DPRD Bontang, Muhammad Irfan.

Dia pun mendorong Pemkot Bontang untuk membuat payung hukum guna melindungi kontraktor dan pengusaha lokal.Hal ini disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa kontraktor lokal yang belum dibayar oleh PT D&C Engeneering di gedung DPRD Bontang pada Senin (12/4/2021).

Politisi PAN itu menyebut saat ini Pemkot Bontang tidak anti dengan investasi. Tetapi, harusnya investasi yang diharapkan adalah kegiatan yang tidak merugikan pihak lain, dalam hal ini kontraktor lokal.

Sehingga kata dia, di perlukan payung hukum yang mengatur kewajiban investor yang membuka cabang di Bontang.

“Jika permasalahan terjadi. Pasti tidak susah lagi menghubungi perusahaan tersebut,”sebutnya.

Otomatis lanjut dia, segala permasalahan bisa segera diselesaikan, dan hak-hak pekerja kontraktor yang telah lama ditunggak, bisa segera dilunasi.

“Jangan sampai tidak ada yang dibayarkan. Kan, kasia mereka yang tidak dibayarkan,”terangnya. (Adv/Deva)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button