PARIWARA

Dewan Minta Retribusi Penarikan Sampah di Evaluasi Kembali

BONTANG – Rencananya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali melakukan penarikan retribusi sampah yang dilakukan melalui Bandan Pendapatan Daerah (Bapenda) mendapat sorotan dari Anggota Komisi I DPRD Bontang Ma’ruf Effendi.

Menurutnya, penarikan itu menambah beban masyarakat yang saat ini terbebani iuran sampah di lingkungannnya. Apalagi di tengah pandemi saat ini ekonomi masih kontraksi. Artinya belum stabil.

“Harusnya tidak perlu lagi diterapkan, Kasihan warga yang harus mengeluarkan uang lagi,”kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Penerapan ini pernah diterapkan, namun tak berlangsung lama, lantaran ditolak warga.Tetapi pemkot kembali meminta Perda nomor 7 Tahun 2009 Tentang Retribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan kembali diterapkan.

“Gak perlu dilakukan lagi.Karena  bisa membebani mereka lagi,” sebutnya.

Meski dinilai bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun usulan ini diminta untuk dievaluasi. Melihat dampak yang nantinya ditimbulkan kepada masyarakat.

“Mohon OPD terkait ini bisa mengevaluasi terkait wacana ini,”imbuhnya.

Untuk diketahui, Pemkot Bontang akan mengunakan skema penarikan sampah rumah tangga itu akan masuk dalam tagihan pembayaran air PDAM di setiap bulannya. (kontri/adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button