PARIWARA

Mediasi Permaslahan Lahan di Bontang Lestari, Komisi III DPRD Bontang Gelar RDP

BONTANG – Sengketa lahan  antara masyarakat Bontang Lestari dengan Badak LNG menjadi polemik. Untuk itu, Komisil lll DPRD Bontang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung Sekertariat DPRD Bontang, pada Senin (22/3/2021).

Ketua Komisi III Amir Tosina mengatakan, jauh sebelum melangkah, pihaknya harus mengetahui sejarah lahan tersebut. Sehingga, kata dia, mediasi bisa maksimal dan tak terkesan sia- sia.

“Harus bisa dilihat hak kepemilikan. Baik itu Badak LNG maupun Warga. Dan disitu bisa dilihat mulai kapan penggarapan lahan tersebut,” katanya.

Dalam mediasi ini, belum bisa menemukan titik terang. Untuk itu, Politisi Gerindra itu berencana mengundang Badak NGL dalam rapat berikutnya. Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak asal mengklaim lahan.

“Mudah-mudahan rapat berikutnya dapat titik temunya. Kami libatkan juga pihak perusahaan. Demi mencari solusi terbaiknya,” terangnya.

Sementara, Yuliani menuturkan kejadian itu bermula saat lahan yang diklaim miliknya itu di pasang plang yang bertuliskan “Lahan Alih Oleh Kementerian Keuangan”.

“Tiba – tiba ada plang. Dan kami sudah hapal lahan disitu,” katanya.

Dalam rapat RDP ini tidak dihadirkan pihak Badak LNG. Sehingga tidak ada penjelasan yang konkret kepada peserta rapat. Padahal, apabila semua hadir bisa diyakini mampu menemukan titik terang terkait lahan tersebut. (Adv/Deva)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button