WARTA

Pendonor Plasma Konvalesen Di Bontang Masih Minim

BONTANG – Terapi plasma konvalesen menjadi populer di kalangan pasien Covid-19. Apalagi pemerintah menilai terapi ini mampu menyembuhkan pasien dari infeksi virus mematikan tersebut.

Plasma konvalesen merupakan plasma darah yang mengandung antibody yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh selama 14 hari.  Setelah itu,  diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang menjalani masa pemulihan setelah terinfeksi.

Meski begitu, tidak semua penyintas Covid-19 bisa menjadi pendonor plasma konvalesen. Juru Bicara tim percepatan Satuan Tugas (Satgas) Covid Bontang, Adi Permana mengaku cukup kesulitan mencari pendonor plasma penyintas Covid-19.Mengingat banyaknya syarat yang harus diikuti.

“Sampai hari ini masih minim. Ada yang mendaftar tapi tidak banyak. Nah, yang mendaftar ini ternyata tak memenuhi syarat pendonoran plasma,” ujarnya kala disambangi awak media di gedung PSC, Senin (26/1/2021).

Adapun syarat pendonor plasma,kata Adi yakni pernah dinyatakan positif terpapar covid, dinyatakan sembuh dibuktikan dengan hasil tes swab negativ, masih memiliki antibody, berat badan minimal 55 kilogram  untuk pengambilan darah konvensional kantong 450 ml.

Selain itu, pemeriksaan tanda vital yang normal yakni tekanan darah systole 90-160 mmHg, tekanan darah diastole 60-100 mmHg, denyut nadi sekitar 50 sampai 100 kali per menit, serta suhu tubuh kurang dari 37 derajat celsius.

” Kalau baru dinyatakan sembuh belum bisa juga untuk mendonor. Karena antibody nya masih rendah. Nantilah kalau sudah 1 bulan usai dinyatakan sembuh,” jelas Adi.

Diketahui, sebanyak tujuh orang telah mendaftar sebagai pendonor plasma. Namun, semuanya tidak memenuhi persyaratan.

“Semua belum memenuhi. Bahkan ada yang sudah gak ada antibodny nya,”sebut Adi.(Rahma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button